Bila kita bertemu....
Aku tahu semua yang pernah kita lalui hanyalah sepenggal hiasan yang pernah dititipkan Tuhan untuk kita. Yang manis pernah kita nikmati bersama dan yang pahit pun pernah kita lalui. Namun rasa sakit ini sayang, hanya aku sendiri yang merasakan. Meskipun semakin sirna oleh waktu namun tak kan padam dalam pikiranku di kala sendiri. Bila nanti pancaran mentari datang lagi menggambarkan senyumku. Tepis dia jauh – jauh dan gantikan aku dengan senyumnya yang lebih menawan. Jika bintang mengingatkanmu tentang desahan nafasku yang lembut, gantikan dia dengan angin malam yang bercengkrama di malam yang bisu. Ketika hujan gerimis menyambutmu dalam kenangan indah kita bersama, berteduhlah agar kau tak kebasahan dan tenggelam dalam ilusi – ilusi kecil yang berputar-putar. Untuk seseorang yang berjalan dengan kedua kakinya , pagi ini aku beranjak menuju kota itu. Bila dalam dua belas langkah kita bertemu dan aku tak melihatmu, menjauhlah. Jangan sekalipun ada niatmu untuk menyapaku l...