Postingan

Menampilkan postingan dari 2011

Terimakasih untuk jamuanmu, Danau Toba

Pijakan kakiku tersentak mendengar tutur kata alam dari balik megahnya puncak yang belum menjemput malam Parapat yang bijak, nasihatmu yang damai menjadikanku akrab dengan jubahmu Lantunan Lagu-Lagu Batak yang tegas menyadarkanku dari keletihan yang menumpuk Toba yang pendiam, akhirnya aku bertandang ke rumahmu Kau ceritakan Duma Boru Sinaga di antara tebing-tebing yang perkasa Untuk Engkau yang memeluk erat Samosir kusibak angin yang berdesir agar aku mampu meneladani kesetiaanmu dalam lamunan pulau kesepian dan melodi alam yang klasik. Horas Kampung Tomok, Legendamu menyambut pikiranku mewarnai patung-patung dan batu-batu yang menjadi saksi bisu kekuasaanmu di masa lalu. Senja telah menjemputku... ingin rasanya, aku bermimpi bersamamu di malam ini menebak teka teki alam yang hanya bisa kita kagumi. Baso, 18 Mei 2011

Ruang Hampa Logika

Sampai di batas waktu yang tak akan pernah kita ketahui. Sepasang manusia menemukan jalan dalam kebingungan,,, akankah menemukan ujungnya ? atau tersesat dalam kebimbangan yang membodohkan. Ijinkan Sang Penulis Waktu menorehkan tinta,,, untuk cerita mereka selanjutnya... tak perlu dikomentari... karena hanya fantasi di dalam ruang hampa logika, yang bisa memberikan jalan untuk mereka,,,

Perjalanan Waktu

Ketika waktu telah berjalan, tak ada satupun yang mampu memanggilnya kembali. Jatinangor,21112011 Ketika saya mengingat-ingat kembali percakapan saya dengan ibu saya tadi malam. Ternyata telah banyak hal yang telah saya lewati dan itu terjadi begitu saja tanpa saya sadari. Perjalanan yang cukup panjang dan mematangkan bila saya pikir-pikir. Tanpa ada pertimbangan dan basa-basi semua begitu nyata terjadi. Dan semua hal yang bernama angan-angan langsung berubah status menjadi kenyataan. Entah saya harus takjub atau memang itu sudah menjadi kodrat alam, saya pun harus sesegera mungkin mengambil sikap. Tak ada yang tak mungkin memang bila kita berani mengambil resiko. Kita yang semula berdiri dengan tangan hampa tiba-tiba saja sudah menggenggam masa lalu yang mendewasakan kita. Ada kerinduan bila kita mengenangnya sebagai sesuatu yang indah. Berlatar kisah yang tak terlupakan memang akan senantiasa menjadi kenangan. Kadang saya tak rela meninggalkan semua yang telah nyaman dalam hidup s...

Untuk yang terlewatkan

Gambar
Aku mengeja kata dalam setiap kalimat yang kau lontarkan. Dalam detik-detik yang sesungguhnya masih kita miliki. Sampai batas waktu yang tak pernah mau berkata. Mengapa angin masih saja diam sementara dedaunan ingin segera menari ? Dalam keinginanku yang merindu akan teduhnya mata yang tulus kau layangkan kepadaku. Aku berharap masih ada rasa itu dan menguat dalam sanubari kita. Entah engkau akan termiliki hati yang lain, namun jiwaku ingin bersanding denganmu. Adakah hati yang bisa meramal masa ? Hingga aku dapat mengenalimu pada setiap waktu yang tidak kita kenali. Pada setiap perubahan yang semakin akrab. Aku dan semua yang pernah kau torehkan dalam hatimu. Menjadi cerita yang tak lekang melilit pikiran. Melayang-layang dalam kenangan yang tiba-tiba muncul. Lalu mengapa masih ada kamu jika aku tak ingin bersamamu ? Lalu mengapa ada cinta jika aku ingin menjauh darimu ? Mengapa segalanya masih terbaca jika aku tak ingin menuliskannya ? Apakah hanya letih yang bersandar atau kebodo...

Pariaman dan Kenangan

Pariaman.... Ingin ku memanggilmu bersama kenangan yang kau torehkan Dalam tenangnya jalan tanah Piaman Kau lukis segaris cerita antara aku dan dia Tentang sebuah ketulusan yang terlihat Tentang sebuah kebimbangan yang galau Ada sebuah getaran yang mengalun Dalam dingin malam yang mencengkeram Bisikan kalbu yang mengusik Menabuh gendang telinga Melemahkan hati yang kuat Lorong jalan jatimudiak Menyaksikan dua buah hati yang hampir berdampingan Namun tertunduk oleh kekuasaan logika Aku yang meramu kata Pada jiwamu yang tulus Meminta maaf atas kepedihan yang kau rasa Kutahu salam hangatku ini hanya untuk perpisahan yang akan terjadi Namun getaran ini untuk hatimu yang abadi Entah waktu masih mengijinkan kita bersama Ataukah kita akan beranjak dalam kebahagiaan masing-masing Kuharap ketulusanmu masih bersinar Dan menerangi cinta yang kita simpan.... 11 Oktober 2011 

dia dia dia

Kita hanya sebuah cerita tambahan dalam masa-masa yang tidak kita sadari. Tenggelamkan sunyi dalam senyum yang sewaktu-waktu mampu membius. Aku yang sengaja berkompromi dengan waktu. Agar tak ada sesuatu yang terungkap. Agar terjaga utuh sampai datang saatnya. Senyum yang mengukir wajahmu kujadikan salam hangat saat aku termenung dalam jiwa yang dingin, meskipun kau menganggapnya hanya sebuah hiasan dalam ikatan persaudaraan kita. Saat aku berselimut kebosanan, aku mencarimu untuk sekedar menatap wajahmu. Menemukan sinar ketenangan dalam redupnya jiwa kesepian. Aku juga hanya menyapamu dalam hati, untuk sekedar menjadi teman bercengkrama dalam batin yang sunyi. Kesadaranku tentang logika yang telah aku tanam membuatku tak ingin bermain-main dengan sebuah rasa. Aku lebih memilih setia dan mengabdi pada logikaku sebab bahagia bukan hanya kita sendiri yang memiliki. Jika engkau menganggapku menyimpan rasa seperti sepasang merpati di musim dingin, engkau salah. Ini hanya sebuah kekaguman d...

Cinta dalam Masa Muda

Sesengguhnya cinta telah melekat dalam sanubari setiap insan. Hanya sandiwara kehidupan yang membuatnya berbeda. Cinta bukan sekedar penghias hidup belaka namun juga pengubah dunia. Cinta yang tulus akan menjadi kisah yang sempurna dalam babak-babak kehidupan di bumi ini. Cinta mampu memberi tanpa menerima, melihat dalam kegelapan dan bersenandung dalam kebisuan. Cinta ibarat oase di padang pasir. Memberi kesejukan dalam kegersangan jiwa yang meradang. Sebuah kata cinta mampu memberi energi dari sebait puisi yang diciptakan pujangga. Sebuah makna cinta mampu menciptakan musim semi dalam hati yang mulai kering. Masa muda ibarat ilalang yang berwarna hijau. Tajam dan sangat segar. Pikiran yang sejernih air di lereng gunung. Membangkitakan ego yang menyala dalam setiap waktu. Masa muda yang dikepung kesempatan yang mungkin tak akan menawarkan diri di kemudian hari. Masa muda yang keras akan penggodokan terhadap mental dan pikiran,   yang akan menjadi acuan untuk menjalani kehidupan...

Hallo, apa kabar?

Selamat malam, Sudah lama kita tak bersama dalam satu tempat di bawah langit penuh keajaiban. Untuk yang masih asyik menikmati semilir angin Mamiri. Untuk yang tersenyum dalam indahnya lantunan Gurindam   Duabelas . Untuk yang masih berselimut dalam sejuknya hawa tanah Periangan. Seseorang yang berdiri di antara megahnya Bukit Barisan menyapamu dan sekedar mengajakmu untuk mengingat-ingat. Tentang cerita dan tentang rasa yang menyatu dalam mimpi kita yang sama.   Pikiranku tiba-tiba membuka kembali arsip yang telah aku kodifikasikan dalam laci-laci syaraf otakku. Masih utuh, karena belum terlalu lama kita tinggalkan. Kita dan kesibukan kita yang membiarkannya menjadi kenangan dalam masa perjuangan ini. Kehangatan yang aku rasakan saat aku mengenangmu dalam kerinduan. Penjaga malam,tolong bisikkan aku tentang cerita lalu yang pernah aku ukir bersama mereka. Perdengarkan aku tentang tawa dan canda yang begitu berharga. Perlihatkan aku lagi tentang kebersamaan yang pernah aku ra...

Cerita dari Realita

Aku melihatmu dalam diam Tertegun tapi tak bungkam Memaksa pikiranku untuk berpikir rasional Tanpa ada suatu sangkutan imajinasi di dalamnya Sang Pemilik Waktu berdetak Menceritakan kisah itu di depan mataku, seakan ada yang kutinggalkan dalam kehidupan ini, ketika aku melihat betapa perih jiwa ini tergigit realita Aku dan mataku seolah beradu mencari jawaban atas pertanyaan - pertanyaan yang terpenjara dalam kepahitan Mencoba tegar, Namun air mata ini meleleh Memaksa tersenyum, Namun bibir ini masih saja tertahan Tak kuasa aku menguraikannya Bersama senyap. Meninggalkan separuh musim dalam ketidakberdayaan Melewatkan jabatan tangan yang begitu bersahabat Mengubur mimpi yang telah terlanjur di tanam Cerita ini, tergambar dalam jiwa-jiwa yang tak terduga Memberikan makna di sepanjang  Iklhas itu bagai pelita di kala gelap Memberikan setitik air dalam gersangnya hati Ini hanya kisah pendek dalam 1000 tahun. biarkan kesabaran yang akan menjadi sahabat Apa pun itu, Kebenaranlah ...

Nyepi Ketiga di Tanah Rantau.

Cerita ini aku lukiskan di bawah awan – awan yang menggantung di suatu Nagari. Dalam koordinat berbeda di bumi ini. Di suatu sisi geografis yang teramat jauh dari pandangan semula. Matahari bersaksi akan kebisuanku yang sendu.Bagai angin, rasa ini tak nampak namun selalu mengusik. Kehangatan pagi ini tak akan sama dengan kehangatan pagi yang kurasakan tiga tahun sebelumnya.Aku ingin merasakan kembali   desah rumput-rumput yang rindu kedamaian. Jalan yang lebih bisu dari biasanya.Dan debu yang bermimpi seharian. Kutatap sedetik suara alam, akankah aku merasakan hal yang sama dalam waktu dan tempat yang berbeda. Menampar ego dengan sekumpulan ketenangan yang akan kita rasa selama dua puluh empat jam. Menyibak sepi dengan kehangatan yang lebih berharga dari bebatuan yang mengkilap. Terlalu berharga. Hingga jiwa ini kubiarkan begitu saja mencari-carinya. Kepada angin barat sampaikanlah salamku untuk orang-orang yang telah berkesan dalam setiap cerita Nyepiku.Yakinkan pula bahwa ak...

Bila kita bertemu....

Aku tahu semua yang pernah kita lalui hanyalah sepenggal hiasan yang pernah dititipkan Tuhan untuk kita. Yang manis pernah kita nikmati bersama dan yang pahit pun pernah kita lalui. Namun rasa sakit ini sayang, hanya aku sendiri yang merasakan. Meskipun semakin sirna oleh waktu namun tak kan padam dalam pikiranku di kala sendiri. Bila nanti pancaran mentari datang lagi menggambarkan senyumku. Tepis dia jauh – jauh  dan gantikan aku dengan senyumnya yang lebih menawan. Jika bintang mengingatkanmu tentang desahan nafasku yang lembut, gantikan dia dengan angin malam yang bercengkrama di malam yang bisu. Ketika hujan gerimis menyambutmu dalam kenangan indah kita bersama, berteduhlah agar  kau tak kebasahan dan tenggelam dalam ilusi – ilusi kecil yang berputar-putar. Untuk seseorang yang berjalan dengan kedua kakinya , pagi ini aku beranjak menuju kota itu. Bila dalam dua belas langkah kita bertemu dan aku tak melihatmu, menjauhlah. Jangan sekalipun ada niatmu untuk menyapaku l...

Yang kupikirkan...

Akhirnya selesai juga ujian akhir semester plus ujian akhir pelatihan. Seneng banget karena beban di semester V udah agak berkurang, meskipun samapta masih menanti. Ya Tuhan, semoga semua yang kulakukan berjalan dengan lancar.  Semakin lama mengenal kehidupan sangat terasa karakteristik setiap detil element yang kulewati. Banyak hal yang tak kusadari, tak kusangka, dan kuduga muncul begitu saja dalam kehidupanku. Serasa seperti khayalan namun ini nyata. Membedah segalanya memang tidak mudah. Membiarkan semua berjalan sesuai dengan alurnya, hanya itu yang bisa aku lakukan. Tak terkecuali untuk kehidupanku sendiri. Seperti menerawang dalam air keruh mencari dan mencari dimana letak benda yang kucari namun ya tak kunjung kutemukan. Hanya pengharapan dan keajaiban yang bisa menjadi gaya dorong hingga apa yang kucari benar-benar bisa kudapat. Heh,, berhentilah memikirkan hidup ini. Biarkan semuanya terjadi karena semua sudah ada yang mengaturnya. Meskipun kau terjaga di suatu malam, ...

It's Alright, It's OK

You told me There's no need To talk it out Cause its too late To proceed And slowly I took your words And walked away No looking back I wont regret, no I will find my way I'm broken But still I have to say It's Alright, it's OK I'm so much better without you I won't be sorry It's Alright, it's OK So don't you bother what I do No matter what you say I wont return Our bridge has burned down I'm stronger now It's Alright, it's OK I'm so much better without you I won't be sorry You played me Betrayed me Your love was nothing but a game Portrayed a role You took control, I I couldn't help but fall So deep But now I see things clear It's Alright, it's OK I'm so much better without you I won't be sorry It's Alright, it's OK So don't you bother what I do lyricsalls.blogspot.com No matter what you say I wont return Our bridge has burned down I'm stronger now ...

Mother how are you today ?

Mother , how are you today ? Here is note from your daugther. With me everything is OK . Mother , how are you today ? Mother, don't worry I'm fine Promise to see you this summer This time there will be no delay Mother , how are you today I found the man of my dream Next time you will get to know him Many things happened while I was away Mother , how are you today ? Bukittinggi, 27 Januari 2011

“ SELAMA JANUR KUNING BELUM MELENGKUNG ”

Awalnya semua hanya sesuatu yang biasa. Hanya sebuah kalimat yang terukir karena sebuah kesempatan. Hanya kumpulan kata yang tidak penting untuk orang-orang sibuk. Yah aku simpulkan itu bukan suatu hal yang mesti aku perdebatkan. Tapi ketika kalimat itu meresap pada akar-akar logika. Semua tak mungkin aku kendalikan. Yah kusadari ini hanya jalan panjang yang diberikan Tuhan padaku. Dan aku pun harus mensyukurinya. Sepanjang apa pun air mataku mengalir tak akan mengubahnya juga menjadi sebelumnya. Tapi masih kupikirkan sebagai suatu keanehan. Hanya kalimat itu yang membuat semuanya harus berbeda dan semuanya yang seharusnya terjadi tak terjadi lagi. Tak mungkin aku menggugatnya karena itu adalah sebuah pilihan yang telah ditetapkan. Kalau pun aku mencoba mempertanyakannya hanya akan menjadi pertanyaan yang tak terjawab. Dan kalaupun terjawab mungkin akan menimbulkan pertanyaan konyol lagi. Kubiarkan saja menjadi sebuah kisah yang akan menjadi referensiku di masa mendatang. Bahwa tak ...

Nice picture :)

Gambar
Aku jatuh cinta banget sama foto ini semenjak pertama kali melihatnya.  Entah kenapa dan bagaimana.  Yang jelas foto ini bisa menginspirasiku. Aku melihat berbagai hal di dalamnya, Yang aku lihat foto ini bisa menunjukkan ekspresi kepasrahan. Membiarkan air   hujan melewatinya sebelum jatuh di permukaan bumi. Aku jadi terinspirasi bahwa dalam hidup, masalah apa pun yang menyentuh kita harus kita pasrahkan. Karena hidup itu terus berlanjut. Foto ini juga menggambarkan sebuah ketenangan. Setelah hujan lebat turun, tanah basah dan sisa-sisa tetesan hujan memberikan kedamaian dalam bumi. Begitu pula dalam hidup ini, masalah akan cepat memberikan kedamaian apabila kita memberikan ketenangan di dalamnya. Warna merah menyala memberikan kesan selalu ada harapan dalam semua peristiwa. Ada sesuatu yang indah di balik sesuatu yang buruk. Masih ada harapan, masih ada cita-cita indah yang pasti dapat digapai. Kejujuran dalam foto ini, memberiku inspirasi untuk melakukan sesuatu...

Keangkuhan itu yang aku tak suka.

Bila saja kau seorang penganut ilmu padi. Aku akan menghormati dan menjadikanmu teladan dalam kehidupanku. Karena penghormatanku hanya untuk orang-orang yang mampu memberikanku inspirasi di hidup ini. Hei bung! Kau bukan pemilik negeri ini. Sadarlah bahwa di atas langit masih ada langit. Masih ada harimau ganas yang akan mengalahkanmu bila kau berlagak seperti kucing garong. Dan di detik ini, aku katakan pada pemilik tahta kosong bahwa kekuasaanmu akan segera hancur apabila kau masih meneruskan kebijakan yang sangat tidak masuk akal. Jangan sampai kau dimusnahkan oleh punguk-punguk kerdil yang akan melesat jauh di atasmu.Berhati-hatilah. Kepada pemuja cinta yang masih menganggap cinta bisa kau permainkan dengan angkuhmu. Bersenang-senanglah untuk hari ini saja. Karena siapa tahu, karma yang mungkin akan menunggumu di ujung jalan itu. Jika angkuhmu itu sesuai dengan realita yang ada, aku ucapkan selamat. Tapi bila angkuhmu hanya sebuah nyanyian tong kosong. Maaf, aku tak mungkin akan ...

Lovely parents

Dua puluh tahun... usia yang sudah cukup matang untuk menggambarkan kedewasaan.. Dalam semua cerita,,,yang paling aku ingin banggakan ya kalian berdua... karena dengan doa dan pengorbanan kalian aku bisa jadi seperti ini... jauh di rantau terasa dekat seperti saat bercengkrama di ruang TV dan seyum kalian yang membayangiku untuk terus melangkah menuju yang lebih baik.. tak perlu kalian bertanya....  karena Tuhan yang tahu betapa besar rasa cintaku pada kalian... TERIMAKASIH.... dan semua kata yang tersirat dalam pikiran,perkataan dan perbuatanku untuk kalian...