Perjalanan Waktu
Ketika waktu telah berjalan, tak ada satupun yang mampu memanggilnya kembali.
Jatinangor,21112011
Ketika saya mengingat-ingat kembali percakapan saya dengan ibu saya tadi malam. Ternyata telah banyak hal yang telah saya lewati dan itu terjadi begitu saja tanpa saya sadari. Perjalanan yang cukup panjang dan mematangkan bila saya pikir-pikir. Tanpa ada pertimbangan dan basa-basi semua begitu nyata terjadi. Dan semua hal yang bernama angan-angan langsung berubah status menjadi kenyataan.
Entah saya harus takjub atau memang itu sudah menjadi kodrat alam, saya pun harus sesegera mungkin mengambil sikap. Tak ada yang tak mungkin memang bila kita berani mengambil resiko. Kita yang semula berdiri dengan tangan hampa tiba-tiba saja sudah menggenggam masa lalu yang mendewasakan kita.
Ada kerinduan bila kita mengenangnya sebagai sesuatu yang indah. Berlatar kisah yang tak terlupakan memang akan senantiasa menjadi kenangan. Kadang saya tak rela meninggalkan semua yang telah nyaman dalam hidup saya. Namun inilah hidup, BERGERAK. Karena jika hidup tanpa bergerak sama dengan mati.
Saya mengucurkan cerita dalam keringat kisah lama yang menetesi pikiran, menggenangi hati , dan membanjiri jiwa. Rahasia yang pernah bertanya di otak saya kini telah terjawab dengan sendirinya. Sekali lagi Semua terjadi begitu saja tanpa saya sadari.
Ingin sekali saya berbelok ke masa lalu dan mengecap kembali manisnya kenangan yang pernah saya lalui. Namun semuanya hanya bisa saya ingat-ingat dan tak lebih dari itu. Hanya arsip yang saya punya dan bisa saya baca sewaktu-waktu ketika saya memiliki waktu kosong.
Komentar
Posting Komentar