Pariaman dan Kenangan
Pariaman....
Ingin ku memanggilmu bersama kenangan yang kau torehkan
Dalam tenangnya jalan tanah Piaman
Kau lukis segaris cerita antara aku dan dia
Tentang sebuah ketulusan yang terlihat
Tentang sebuah kebimbangan yang galau
Ada sebuah getaran yang mengalun
Dalam dingin malam yang mencengkeram
Bisikan kalbu yang mengusik
Menabuh gendang telinga
Melemahkan hati yang kuat
Lorong jalan jatimudiak
Menyaksikan dua buah hati yang hampir berdampingan
Namun tertunduk oleh kekuasaan logika
Aku yang meramu kata
Pada jiwamu yang tulus
Meminta maaf atas kepedihan yang kau rasa
Kutahu salam hangatku ini hanya untuk perpisahan yang akan terjadi
Namun getaran ini untuk hatimu yang abadi
Entah waktu masih mengijinkan kita bersama
Ataukah kita akan beranjak dalam kebahagiaan masing-masing
Kuharap ketulusanmu masih bersinar
Dan menerangi cinta yang kita simpan....
11 Oktober 2011
Komentar
Posting Komentar